Jurusan Sosiologi UB Kupas Tuntas Masalah Ketidakadilan di Papua dan HIV di Aceh

    Jurusan Sosiologi UB Kupas Tuntas Masalah Ketidakadilan di Papua dan HIV di Aceh

    KOTA MALANG - Jurusan Sosiologi Universitas Brawijaya mengupas tuntas masalah ketidakadilan di Papua dan HIV di Aceh pada agenda stadium general dengan tema Compreheding Aceh dan Papua: Silencing Identity, Marginalization and Agency, Rabu (2/3/2022).

    Dua pemateri dihadirkan dalam agenda ini. Pertama, Dr. Vidhyandika Djati Perkasa, M. Sc yang merupakan peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Pembicara kedua adalah Dr Annemarie Samuels, MA yang merupakan Associate Profesor di Leiden University.

    JOURNALIST.ID
    market.biz.id JOURNALIST.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dalam paparan materinya, Dr Vidhyandika mengungkapkan isu terkait dengan Papua tidak hanya pada awal terintegrasinya Papua dengan Indonesia.

    “Ketidakadilan ekonomi, marjinalisasi dan eksploitasi sumber daya terjadi setelah Papua bergabung dengan Indonesia. Masyarakat di daerah Papua sangat jauh dari kata sejahtera, ” ucapnya.

    OPOSISI.CO.ID
    market.biz.id OPOSISI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Vidhyandika membeberkan Papua dikenal sebagai provinsi dengan kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah. Namun berbanding terbaik dengan hal itu, Papua menempati posisi tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.

    “Indeks Pembangunan Manusia juga merupakan yang terendah di Indonesia, ” sambungnya.

    Cortado steamed milk
    market.biz.id Cortado steamed milk
    9% Rp 2.300
    Beli sekarang!

    Salah satu slide materi yang disampaikan oleh Dr. Vidhyandika Djati Perkasa, M. Sc tentang Papua. (Foto: Humas FISIP).

    WARTASOSIAL.COM
    market.biz.id WARTASOSIAL.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Berbicara terkait dengan pembangunan, kata Vidhyandika di Papua sendiri pembangunan dalam bidang infrastruktur maupun sumber daya manusia masih sangat jauh dari harapan.

    “Bahkan adanya pelanggaran HAM juga cenderung diabaikan dan tidak ada rasa keadilan bagi orang Papua itu sendiri, ” paparnya.

    Varient - News & Magazine Script
    market.biz.id Varient - News & Magazine Script
    4% Rp 722.800
    Beli sekarang!

    Namun, melalui media sosial menurut Vidhyandika orang Papua berusaha memperkuat identitas mereka dengan cara meningkatkan kesadaran etnis yang khas dari yang awalnya tidak berdaya menjadi kuat.

    “Facebook merupakan salah satu platform media sosial yang memfasilitasi kesadaran etnis Papua. Disana mereka menciptakan suatu gagasan keaslian etnis untuk mendefinisikan kembali identitas etnis mereka, menentang stereotip negatif yang melekat pada mereka dan memberdayakan diri mereka sendiri, ” tuturnya.

    Vidhyandika memaparkan di Facebook mereka bisa merasa bangga menjadi orang kulit hitam Indonesia. Selain itu, di facebook juga total interaksi akan cenderung meningkat saat adanya kekerasan lokal yang dilakukan oleh aparat keamanan. “Hal ini tentunya akan membuat orang Papua itu sendiri merasa kuat, tanpa adanya kontrol dari pemerintah, ” paparnya.

    HIV di Aceh

    Dr Annemarie Samuels, MA Associate Profesor di Leiden University menyatakan secara historis sejak tahun 2004 tepatnya sebelum terjadi Tsunami di Aceh, pengidap HIV kerap mendapatkan stigma yang buruk dari masyarakat diikuti kuatnya interpretasi religi masyarakat terhadap penyakit serta keterbatasan dalam memperoleh penanganan sehingga kondisi ini semakin mempersulit penanganan HIV di Aceh.

    “Stigma yang tinggi pada masyarakat yang menganggap bahwa HIV merupakan sebuah adzab dibanding penyakit membuat masyarakat kerap mencurigai para pengidap alih-alih memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan, ” ucapnya.

    Hal inilah kata Annemarie mempersulit para pengidap yang sejatinya sudah mulai sadar akan HIV mengurungkan niatnya untuk melakukan pemeriksaan karena takut mendapat perundungan dari lingkungan sekitar khususnya tetangga.

    “Alhasil mereka memilih untuk diam atau melakukan pengobatan sambil berusaha menutupi identitasnya. Interpretasi religi juga memberikan pengaruh besar dimana tak jarang mereka yang sadar mengidap HIV justru memilih untuk tidak mendapatkan penanganan dan menginterpretasikan bahwa penyakit tersebut merupakan sebuah cobaan untuk membentuknya menjadi pemeluk agama yang lebih baik, ” sambungnya.

    Dr. Annemarie Samuels, MA saat menyampaikan materi tentang HIV di Aceh. (Foto: Humas FISIP).

    KINERJA.CO.ID
    market.biz.id KINERJA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Annemarie Samuels menjelaskan terdapat solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan predicaments of visibility, silence, and agency untuk dapat memperbaiki keadaan.

    “Pemberlakuan kampanye ‘jauhi penyakitnya bukan orangnya’ merupakan sebuah bentuk sosialisasi yang bisa sangat berdampak bagi penanganan HIV di Aceh, ” tuturnya.

    Penyuluhan tentang apa yang bisa diceritakan dan bisa disuarakan bagi masyarakat kata Annemarie Samuels juga dapat berpengaruh untuk menurunkan stigma dan disinformasi yang ada.

    “Proses-proses tersebut sangat dibutuhkan disamping pengadaan fasilitas karena dapat menjadi sesuatu yang sangat membantu bagi mereka, ” pungkasnya. (Humas FISIP)

    MALANG
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Pakar Eropa Timur UNAIR Menilai Kebijakan...

    Artikel Berikutnya

    KAI Daop VII Madiun Bersama Komunitas Rail...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 45

    Postingan Tahun ini: 2187

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 39

    Postingan Tahun ini: 1683

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 582

    Registered: Nov 15, 2021

    Pardal Riyanto

    Pardal Riyanto verified

    Postingan Bulan ini: 13

    Postingan Tahun ini: 648

    Registered: Apr 9, 2021

    Profle

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Kakanwil Lantik dan Ambil Sumpah Dua Notaris Pengganti
    Danramil dan Anggota Koramil 0831/03 Gubeng Datangi Polsek. Beri Ucapan Selamat HUT Bhayangkara Ke -76
    Danramil 1005-04/Cerbon Berikan Ucapan Selamat HUT Bhayangkara ke 76 Polsek Cerbon
    Polmas Perairan, Ditpolairud Sambangi Warga Kuala Jelai

    Rekomendasi

    Atlit Paralayang Banyuwangi Sumbangkan Medali Untuk Banyuwangi
    Sempat Tersisih, Mahasiswa FEB UNAIR Sabet Juara 3 Trading Competition Kontan
    Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Upacara Pemakaman Almarhum Pratu Anumerta Berly Kholif Al Rohman
    Pesan Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat
    Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Pantau Perkembangan Harga Sembako Di Pasar Parteker

    Ikuti Kami