Pakar UNAIR: Hewan Terdampak Wabah PMK Aman Dikonsumsi

    Pakar UNAIR: Hewan Terdampak Wabah PMK Aman Dikonsumsi

    SURABAYA - Mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Jawa Timur dan Aceh nampaknya tidak hanya meresahkan peternak tetapi juga masyarakat secara luas. Berkaitan dengan hal itu, Prof Dr Mustofa Helmi Effendi drh DTAPH dari Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan edukasi seluk beluk PMK dan penanggulangannya.

    Aman Dikonsumsi

    Americano espresso shot
    market.biz.id Americano espresso shot
    16% Rp 5.000
    Beli sekarang!

    Virus ini berasal dari hewan berkuku belah dari negara yang belum bebas PMK. Virus ini bukan dari daging, jelas Prof Helmi pada Dialog Interaktif Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku, Rabu malam (11/5/2022).

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    Meskipun Indonesia juga mengimpor daging dari India dan Brazil, Prof Mustofa mengatakan bahwa dalam proses impor yang legal pasti sudah dilakukan pengecekan oleh Rumah Potong Hewan (RPH) sehingga dapat dipastikan penyebaran PMK bukan berasal dari daging. Prof Mustofa menyampaikan, dimungkinkan adanya illegal import hewan berkuku belah kecil seperti kambing atau domba yang membawa PMK ini.

    "Silahkan dimakan, aman, tetapi direbus atau dilayukan dahulu, " jelas Prof Mustofa. Teknik merebus maupun melayukan dapat mematikan virus penyebab PMK yang ada pada hewan berkuku belah yang sering dikonsumsi seperti sapi, kambing, dan domba.

    JEJAKPOLITISI.COM
    market.biz.id JEJAKPOLITISI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Tidak Menular pada Manusia

    PUBLIK.CO.ID
    market.biz.id PUBLIK.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE) menyatakan bahwa hewan-hewan yang tertular PMK harus dilakukan pemusnahan. Akan tetapi, Prof Mustofa menegaskan bahwa konsep yang diadopsi oleh negara-negara maju ini tidak bisa diadopsi di Indonesia karena akan mengakibatkan efek yang membahayakan para peternak juga keuangan negara. Apalagi, virus penyebab PMK akan mati dalam suhu tinggi. Sehingga, hewan dengan PMK masih aman untuk dikonsumsi dan PMK juga tidak menular kepada manusia.

    Akan tetapi, meskipun hewan dengan PMK aman untuk dikonsumsi dan tidak menular kepada manusia, Prof Mustofa mengimbau agar para peternak bersama-sama berjuang mencegah PMK menyebar lebih luas. Sebab, tingkat kematian hewan khususnya pada hewan yang berumur muda akibat PMK cukup tinggi. 

    Hal pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran PMK yaitu dengan melakukan desinfektan kandang secara teratur. Kedua, jika terjadi wabah penyakit pada suatu kandang harus dilakukan karantina pada kandang tersebut. Hal itu untuk mencegah penyakit semakin menyebar secara luas.

    Ketiga, jangan sesegera mungkin menjual hewan yang baru sembuh dari PMK. Sebab, meskipun PMK merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya setelah 14-21 hari, sapi bisa menularkan PMK hingga satu tahun setelah sembuh bahkan kerbau bisa menularkan hingga lima tahun setelah sembuh.

    Prediksi Bebas PMK

    Prof Mustofa menyampaikan diperlukan efek yang kuat dan dana besar untuk benar-benar membuat Indonesia bebas PMK jika dibandingkan dengan kerugian yang dialami akibat PMK. Akan tetapi, jika dana cukup untuk melakukan vaksinasi yang masif, maka diperkirakan dua hingga tiga tahun kedepan Indonesia dapat bebas dari PMK. (*)

    SURABAYA
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Forkopimda Jatim hadiri Apel Sinergitas...

    Artikel Berikutnya

    Wakapolda Jatim Pimpin Pakta Integritas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 420

    Postingan Tahun ini: 1569

    Registered: May 25, 2021

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 411

    Postingan Tahun ini: 2079

    Registered: Apr 8, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 159

    Postingan Tahun ini: 544

    Registered: Nov 15, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 130

    Postingan Tahun ini: 427

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Nanang suryana saputra verified

    Ada Apa Di Hutan Sirah Warangan Desa Bangunkarya Pangandaran
    Ini Salah Satu Yang Dilakukan Serda Andrianis Saat Komsos Dengan Warga Masyarakat
    Giat Kapolsek Cikakak di HUT Bhayangkara ke 76
    Berbagai Kegiatan Sosial di Koramil Jampangkukon pada Sail and Touring Sekeseler Siliwangi di Wilayah Kodim Sukabumi

    Rekomendasi

    Bersama Organisasi Mahasiswa dan Banom NU, Lakpesdam MWCNU Paiton Bedah Buku Badai Politik Uang
    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Bersama Forkopimda Lepas Keberangkatan 446 Jamaah Calon Haji Asal Gresik
    Wabup Fattah Jasin Support  Langsung Atlet Asal Pamekasan di Porprov VII Jatim
    Dorong Desa Optimalkan SDGs, Bupati Gresik Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa di Kota Batu
    Ingin Kuliah Kedokteran Gratis dari Bupati Pamekasan? Ini Syaratnya

    Ikuti Kami