Pakar UNAIR Paparkan Efek Wabah PMK Terhadap Harga Sapi Menjelang Idul Adha

    Pakar UNAIR Paparkan Efek Wabah PMK Terhadap Harga Sapi Menjelang Idul Adha
    Sumber: Megapolitan Kompas

    SURABAYA – Mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan di 178 kabupaten dan kota di Indonesia memberikan efek samping pada harga sapi menjelang Iduladha 1443 H. Berkaitan dengan hal itu, Dosen Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga Dr Rossanto Dwi Handoyo SE MSi PhD memaparkan sejumlah alasan.

    Rossanto menjelaskan bahwa harga sapi saat ini terbagi menjadi dua bagian. Bagi daerah yang terindikasi terkena wabah PMK, maka harga sapi akan menurun. Sedangkan bagi daerah-daerah yang tidak terindikasi terkena wabah PMK maka harga sapi akan meningkat.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Menurut Rossanto, masyarakat cenderung tidak percaya untuk membeli sapi pada daerah-daerah yang terindikasi terkena wabah PMK. Tentu hal ini berpengaruh pada supply dan demand sapi di suatu daerah dan mempengaruhi harga pasarnya.

    Selanjutnya, Rossanto juga menjelaskan bahwa harga sapi menjelang Iduladha 1443 H terutama mulai dua minggu sebelumnya diprediksi akan meningkat. Selain karena demand yang akan meningkat, para peternak juga akan tetap berusaha menjual sapi-sapinya yang terdampak wabah PMK karena sampai saat ini belum ada evidence penularan PMK dari hewan kepada manusia selama daging tersebut dimasak dengan benar.

    “Mereka (peternak, Red) akan tetap menjual itu (sapi terdampak wabah PMK, Red) secara tidak melalui lembaga formal, misalnya RPH (rumah potong hewan, Red) karena sapi-sapi yang masuk ke RPH ini sudah harus terstandarisasi, harus mendapat stempel kesehatan dari balai karantina hewan, dari dinas setempat, ” terang Rossanto, Rabu (22/6/2022).

    Nasi Goreng Spesial
    market.biz.id Nasi Goreng Spesial
    44% Rp 2.500
    Beli sekarang!

    Mitigasi Pemerintah

    Kembalinya harga sapi ke harga normal dimungkinkan jika pemerintah melakukan mitigasi yang optimal. Apalagi, saat ini predikat Indonesia sebagai negara bebas PMK telah dicabut.

    TERUMBU.ID
    market.biz.id TERUMBU.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Pemerintah harus bisa menyediakan vaksinasi sebagai upaya mitigasi secara masif untuk mengatasi itu (wabah PMK, Red). Karena kalau tidak maka penyebaran akan semakin meningkat dan tentunya akan merugikan produsen dan juga masyarakat itu sendiri sebagai pembeli, ” jelas Rossanto.

    Rossanto juga menyarankan sejumlah solusi yang bisa dilakukan untuk mengendalikan harga sapi. Salah satunya dengan melakukan impor.

    WARTAADHYAKSA.COM
    market.biz.id WARTAADHYAKSA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Impor menjadi salah satu solusi untuk menjaga ketahanan pangan kita karena daging ini juga memberikan kontribusi terhadap inflasi, sehingga bisa melebar ke sektor-sektor yang lain, ” terangnya.

    Selain itu, revolusi industri di peternakan juga bisa dilakukan pemerintah agar wabah PMK dapat terkendali dengan baik. (*)

    Penulis : Tristania Faisa Adam

    Editor : Binti Q Masruroh

    SURABAYA
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Kandidat BPK RI Kenalkan Dunia Kerja Menjadi...

    Artikel Berikutnya

    UNAIR Kerahkan Tim ke Blora Bantu Tangani...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 2242

    Registered: Jul 17, 2020

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 148

    Registered: Apr 8, 2022

    Muh. Ahkam Jayadi

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 742

    Registered: Aug 19, 2021

    Calvin Maruli

    Calvin Maruli verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 8, 2020

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Dandim 1507/Saumlaki Komandan Upacara Pemberangkatan Satgas Pulau Terluar Koops XVI TA 2022
    Sekda Andre Algamar Lantik 6 Pejabat Fungsional 
    Warga Jorong Koto Kaciak Tewas Tenggelam di Danau Maninjau saat Mancing
    Ustaz Zainal Arifin Ajak Peduli Sesama yang Tertimpa Musibah

    Rekomendasi

    Lagi, Kontingen Kabupaten Sumenep Tambah Dua Emas dan Satu Perak
    Penandatanganan Naskah Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2021
    Bupati Sumenep Ajak Dandim Baru Ikut Cegah Peredaran Narkoba
    Pertama di Indonesia, ITS Resmikan Prodi S2 Magister Desain Interior
    Dekan FKM UNAIR Optimis Perwali Mampu Tingkatkan KTR di Surabaya

    Ikuti Kami