Patroli Tama, Gim Edukasi Lalu Lintas Rancangan Mahasiswa ITS

    Patroli Tama, Gim Edukasi Lalu Lintas Rancangan Mahasiswa ITS

    SURABAYA – Data kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencatat banyak anak remaja berusia 15-19 tahun yang mengalami kecelakaan dalam berkendara disebabkan kurangnya wawasan mengenai peraturan dan rambu lalu lintas. Maka dari itu, tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang gim simulasi keadaan lalu lintas seperti nyata untuk mengedukasi anak-anak mengenai peraturan lalu lintas yang ada.

    Adalah Daani Nabil, Kusuma Dewi, dan M Nur Abdurrauf yang menciptakan Patroli Tama, sebutan dari gim kreatif ini. Patroli Tama menceritakan anak bernama Tama yang berambisi menjadi polisi lalu lintas setelah mengalami kecelakaan karena kelalaian pengendara lain. Gim ini sekarang dikembangkan untuk platform android dengan metode single player.

    Para mahasiswa ITS yang tergabung dalam tim pencipta gim Patroli Tama

    PUBLIK.CO.ID
    market.biz.id PUBLIK.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Gim mereka ini menargetkan pemain usia 7-12 tahun untuk melatih reaksi mereka dalam memahami rambu dan peraturan lalu lintas. Meskipun begitu, permainan ini dapat dimainkan oleh segala usia. Untuk dapat menjangkau audiens yang lebih banyak, gim ini juga tersedia dalam versi bahasa Inggris. “Gim ini dapat dimainkan oleh pemain negara lain karena hadirnya pilihan bahasa Inggris, ” jelas M Nur Abdurrauf, sang programmer.

    Sementara itu, Daani Nabil selaku game designer juga menambahkan bahwa seiring memainkan gim ini, para pemain akan membantu Tama menjadi polisi lalu lintas. Gim ini juga dihadirkan hingga 16 level dengan empat stage lalu lintas. “Masing-masing stage akan memiliki empat level yang perlu diselesaikan. Stage pun terdiri dari pedesaan, kota kecil, kota metropolitan, dan kawasan industry, ” beber mahasiswa angkatan 2019 itu.

    Tampilan visual home screen dari gim Patroli Tama, rancangan tim mahasiswa ITS

    Secara rincinya, saat awal permainan akan diberikan latar belakang cerita dan memulai dari level pertama bersama Tama. Selanjutnya, agar dapat memenangkan permainan akan ada sistem poin minimal setiap level yang harus dicapai. “Untuk mencapai poin sebanyak-banyaknya, pemain harus dapat menertibkan pengendara lalu lintas yang melanggar pada layar android dengan cara meng-klik-nya, ” terang Kusuma Dewi selaku game artist.

    Setelah berhasil menjalani empat level pertama, lanjutnya, pemain dapat berpindah ke stage selanjutnya yang lebih ramai yaitu kota kecil dengan empat level baru juga. Setiap stage akan disesuaikan jenjang kesulitannya dari yang termudah. “Seiring berpindahnya stage, permainan akan semakin kompleks dengan penambahan pelanggaran, ” paparnya lagi.

    Pizza Hut Black Pizza
    market.biz.id Pizza Hut Black Pizza
    6% Rp 1.750
    Beli sekarang!

    Jenis gim ini dirancang tidak hanya akan berfokus pada cerita, tapi juga dapat merangsang otak agar berpikir kreatif dalam memecahkan masalah. Selain itu, dapat melatih kemampuan ketelitian dan ketangkasan. Sebab, permainan yang mereka kembangkan memiliki sistem waktu yang bervariasi untuk meningkatkan kesulitan level. Intinya, akan ada variasi waktu dan peraturan lalu lintas baru setiap stage untuk para pemain.

    Di bawah bimbingan dosen Hadziq Fabroyir SKom PhD dari Departemen Teknik Informatika, tim ini menyelesaikan karyanya dalam kurun waktu tiga bulan. Usai mendapatkan perunggu dalam perlombaan Gemastik ke-14 lalu, tim ini mengakui akan mengembangkan gim rancangannya lebih lanjut berdasarkan masukkan para juri dan dosen pembimbing.

    Ketika pengembangan gim ini rampung nantinya, tim berharap Patroli Tama dapat dimainkan khalayak luas khususnya anak-anak, agar mereka lebih memahami situasi lalu lintas secara nyata. “Harapannya, dengan gim Patroli Tama ini dapat membantu mengurangi kecelakaan lalu lintas di Indonesia, ” tandasnya optimistis. (HUMAS ITS)

    Reporter: Gandhi Kesuma

    SURABAYA
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Guru Besar Ilmu Politik UNAIR: Presidential...

    Artikel Berikutnya

    Ciptakan Generasi Sehat, Gubernur Khofifah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 148

    Registered: Apr 8, 2022

    Muh. Ahkam Jayadi

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 742

    Registered: Aug 19, 2021

    Calvin Maruli

    Calvin Maruli verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 8, 2020

    Suharyadi

    Suharyadi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 9, 2020

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Dandim 1507/Saumlaki Komandan Upacara Pemberangkatan Satgas Pulau Terluar Koops XVI TA 2022

    Rekomendasi

    Bupati Sumenep Ajak Dandim Baru Ikut Cegah Peredaran Narkoba
    Penandatanganan Naskah Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2021
    Pertama di Indonesia, ITS Resmikan Prodi S2 Magister Desain Interior
    Sandiaga Uno : Desa Wisata Watu Kandang Trenggalek Memang Layak Masuk 50 Besar AWDI 2022
    Dekan FKM UNAIR Optimis Perwali Mampu Tingkatkan KTR di Surabaya

    Ikuti Kami