PKS Usulkan Raffi Ahmad Capres 2024, Pakar UNAIR: Popularitas Tak Berbanding Lurus Elektabilitas

    PKS Usulkan Raffi Ahmad Capres 2024, Pakar UNAIR: Popularitas Tak Berbanding Lurus Elektabilitas

    SURABAYA - Diisukannya Raffi Ahmad sebagai calon presiden dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dalam Pemilu 2024 menjadi trending topik beberapa hari belakangan. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Ilmu Politik Universitas Airlangga (UNAIR) Ali Sahab SIP MSI menilai bahwa sangat wajar jika partai menengah seperti PKS mengusung calon presiden dengan popularitas yang tinggi ditambah dengan finansial yang kuat.

    “Akan tetapi, perlu diingat bahwa popularitas tidak selalu berbanding lurus dengan elektabilitas. Sehingga apa yang dikemukakan PKS hanya candaan politik saja, ” terang Ali.

    BERITATERBARU.CO.ID
    market.biz.id BERITATERBARU.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Ali menilai, Raffi Ahmad tidak akan menerima tawaran dari PKS tersebut. “Karena hitung-hitungan peluang masih kecil dan belum punya pengalaman, ” jelasnya.

    UPDATES.CO.ID
    market.biz.id UPDATES.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Menurut Ali, terus mengembangkan usaha atau bisnis yang tengah digeluti akan lebih menjanjikan bagi Raffi Ahmad dibanding mengajukan diri menjadi calon presiden.Selain itu, Ali berpendapat bahwa saat ini masyarakat Indonesia sudah pandai dalam memilih pejabat politik, utamanya calon presiden. Menurutnya, masyarakat tentu akan mempertimbangkan pengalaman pemerintahan dari calon presiden yang akan mereka pilih.

    “Nah itu (pengalaman pemerintahan, Red) yang belum dimiliki oleh Raffi Ahmad, ” terangnya.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kegagalan Kaderisasi

    Selain itu Ali menilai, partai politik yang tidak mengusung kadernya sendiri mengindikasikan bahwa partai telah gagal dalam melakukan fungsinya yaitu kaderisasi. Jika dalam memilih calon presiden partai politik hanya melihat popularitas tanpa pengalaman pemerintahan, kemungkinan besar akan mendapatkan kekalahan.

    XPOS.CO.ID
    market.biz.id XPOS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Ali menegaskan, pemilihan kader hanya berdasarkan popularitas belaka harus menjadi renungan semua partai politik. Khususnya tokoh yang akan dicalonkan sebagai presiden dalam Pemilu 2024.

    “PR besar partai politik untuk menghasilkan kader-kader yang mempunyai popularitas tinggi juga elektabilitas tinggi, ” terang Ali. (*)

    Espresso shot Boba
    market.biz.id Espresso shot Boba
    13% Rp 6.300
    Beli sekarang!

    SURABAYA
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Mahasiswa ITS Gagas Solusi Kurangi Konduktivitas...

    Artikel Berikutnya

    Wakapolda Jatim Pimpin Pakta Integritas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Afrizal verified

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 148

    Registered: Apr 8, 2022

    Muh. Ahkam Jayadi

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 742

    Registered: Aug 19, 2021

    Calvin Maruli

    Calvin Maruli verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 8, 2020

    Suharyadi

    Suharyadi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 9, 2020

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Dandim 1507/Saumlaki Komandan Upacara Pemberangkatan Satgas Pulau Terluar Koops XVI TA 2022
    Sekda Andre Algamar Lantik 6 Pejabat Fungsional 

    Rekomendasi

    Bupati Sumenep Ajak Dandim Baru Ikut Cegah Peredaran Narkoba
    Penandatanganan Naskah Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2021
    Pertama di Indonesia, ITS Resmikan Prodi S2 Magister Desain Interior
    Sandiaga Uno : Desa Wisata Watu Kandang Trenggalek Memang Layak Masuk 50 Besar AWDI 2022
    Dekan FKM UNAIR Optimis Perwali Mampu Tingkatkan KTR di Surabaya

    Ikuti Kami