Sidang Lanjutan JPU Tuntut 9 Tahun Mahasiswa Pembunuh Bayi

    Sidang Lanjutan JPU Tuntut 9 Tahun Mahasiswa Pembunuh Bayi
    Terdakwa NNF dituntut JPU Kejari Kab Kediri 9 tahun

    KEDIRI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri melaksanakan sidang perkara tindak pidana perlindungan anak atas nama terdakwa NNF (23), seorang mahasiswi pada perguruan tinggi di Kota Kediri.

    Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar PN Kabupaten Kediri Jalan Pamenang Ngasem Kab Kediri, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022)

    Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Roni, S.H. menyampaikan, bahwa agenda persidangan tersebut sudah masuk tahap pembacaan surat tuntutan oleh JPU di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri.

    "Proses persidangan dengan menghadirkan terdakwa NNF secara virtual yang terhubung di Lembaga Pemasyarakatan Kediri sehubungan dengan masih dimasa pandemi Covid-19, " ucapnya.

    Cortado steamed milk
    market.biz.id Cortado steamed milk
    9% Rp 2.300
    Beli sekarang!

    Lanjut Roni bahwa dalam proses persidangan dihadiri langsung oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri yang juga selaku JPU yang membacakan surat tuntutan dalam penanganan perkara tersebut. 

    "Terdakwa NNF atas perbuatannya melawan hukum dituntut oleh JPU dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda Rp. 100.000.000, - (Seratus Juta Rupiah) subsidair 3 (tiga) bulan kurungan, " jelasnya.

    Terdakwa yang didakwa dengan Pasal 80 ayat (3) UU No. 35 Tahun 2014 jo. UU No. 23 Tahun 2002 jo. UU No. 17 Tahun 2016 atau Pasal 80 ayat (4) UU No. 35 Tahun 2014 jo. UU No. 23 Tahun 2002 jo. UU No. 17 Tahun 2016, atau Pasal 341 KUHP di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri 

    Perlu diketahui, bahwa terdakwa NNF (23) diduga melakukan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan anak yang dikandungnya meninggal dunia pada hari Kamis 30 September 2021. 

    NNF seorang mahasiswi asal Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur membunuh bayi yang baru ia lahirkan di kamar mandi rumahnya.

    Perbuatan tersebut dilakukan berawal pada hari Rabu 29 Sesember 2021 sekitar pukul 21.00 WIB di rumahnya, terdakwa merasakan sakit perut atas kehamilan yang tidak dikehendaki bersama dengan pacarnya.

    ZONE.CO.ID
    market.biz.id ZONE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Selanjutnya pada hari Kamis sekira pukul 01.00 WIB lahir bayi dari rahim terdakwa, karena merasa gugup mendengar sang bayi menangis kemudian terdakwa kalut serta membekap wajah dan leher darah dagingnya tersebut hingga meninggal dunia.

    KEDIRI
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    Forkopimda Jatim Dampingi Kunker Presiden...

    Artikel Berikutnya

    KAI Daop VII Madiun Bersama Komunitas Rail...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Suhendi verified

    Muh. Ahkam Jayadi

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 742

    Registered: Aug 19, 2021

    Calvin Maruli

    Calvin Maruli verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 8, 2020

    Suharyadi

    Suharyadi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 9, 2020

    Megy Aidillova

    Megy Aidillova verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 12, 2020

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Dandim 1507/Saumlaki Komandan Upacara Pemberangkatan Satgas Pulau Terluar Koops XVI TA 2022

    Rekomendasi

    Bupati Sumenep Ajak Dandim Baru Ikut Cegah Peredaran Narkoba
    Penandatanganan Naskah Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2021
    Pertama di Indonesia, ITS Resmikan Prodi S2 Magister Desain Interior
    Sandiaga Uno : Desa Wisata Watu Kandang Trenggalek Memang Layak Masuk 50 Besar AWDI 2022
    Dekan FKM UNAIR Optimis Perwali Mampu Tingkatkan KTR di Surabaya

    Ikuti Kami