Profesor ITS Teliti Karakteristik Corona Discharge pada Tegangan Listrik

    Profesor ITS Teliti Karakteristik Corona Discharge pada Tegangan Listrik

    SURABAYA - Seiring dengan maraknya penggunaan peralatan listrik bertegangan tinggi di masyarakat, maka diperlukan adanya pengetahuan tentang sistem peralatan listrik yang baik. Hal ini mendorong Prof Dr Eng I Made Yulistya Negara ST MSc, salah satu profesor dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meneliti tentang karakteristik corona discharge sebagai deteksi dini kerusakan peralatan sistem energi listrik.

    PAPARAZI.CO.ID
    market.biz.id PAPARAZI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebagai pendahuluan, Made kepada media, Rabu (16/3/2022) menjelaskan bahwa kerusakan pada peralatan listrik dapat ditandai dari terjadinya korsleting. Selain itu juga ditandai dengan peluahan arus listrik saat isolator mengalami penurunan kualitas isolasi yang dikenal dengan partial discharge. “Partial discharge merupakan peristiwa lepasnya bunga api listrik karena adanya beda potensial yang tinggi pada isolasi tersebut, ” terangnya.

    Lebih lanjut, lelaki kelahiran Negara, Bali ini pun menjelaskan salah satu bentuk partial discharge yang stabil yaitu corona discharge. Fenomena corona discharge disebabkan karena pelepasan muatan pada media isolasi cair atau gas yang berada di sekeliling konduktor. Corona discharge dapat terjadi ketika arus listrik yang memancar pada bagian konduktor runcing langsung ke udara. “Kita meneliti karakteristiknya untuk mendiagnosis kerusakan apa yang terjadi pada peralatan listrik, ” ungkap profesor ke-146 ITS yang baru dikukuhkan 15 Maret lalu.

    WARTASOSIAL.COM
    market.biz.id WARTASOSIAL.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dosen Teknik Elektro ITS ini juga menuturkan bahwa penggunaan peralatan listrik bertegangan tinggi membutuhkan isolasi yang kompleks. Bahan isolasinya pun tidak bisa dihindarkan dari adanya kontaminan seperti konduktif partikel yang bergerak di dalam isolasi. Alhasil, isolasi yang kompleks akan rentan mengalami fenomena corona discharge. “Apabila tidak segera diatasi, maka akan menimbulkan kerusakan peralatan listrik bahkan dapat mengalami breakdown, ” tegas dosen kelahiran 12 Juli 1970 itu.

    INFORMAN.ID
    market.biz.id INFORMAN.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Selain pada tegangan tinggi, karakteristik corona discharge digunakan untuk mengetahui kerusakan alat listrik bertegangan rendah. Salah satunya adalah kebakaran akibat dari adanya arc flash yang berasal dari bagian dalam kabel yang bersentuhan dan berbeda potensialnya. Peristiwa ini biasa disebut arcing. Namun dengan memanfaatkan pengetahuan tentang karakteristik corona discharge dapat dilakukan pencegahan terjadinya kebakaran pada peralatan listrik.

    Ayah tiga putri ini menjelaskan bahwa ia dan rekannya di Laboratorium Tegangan Tinggi, Departemen Teknik Elektro ITS sedang mengembangkan peralatan untuk mendeteksi arcing pada tegangan rendah. Hal itu sebagai tindak lanjut dari pemanfaatan pengetahuan karakteristik corona discharge.

    BROADCAST.CO.ID
    market.biz.id BROADCAST.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Pengembangan alat tersebut juga telah sampai pada pengujian sistem riil. “Diharapkan dalam waktu dekat, alat ini dapat diproduksi dan diuji pada layanan publik seperti di pasar tradisional, ” tutur suami dari Nyoman Yuli Purnamasari ini penuh harap.

    XPRESS.CO.ID
    market.biz.id XPRESS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Terakhir, jebolan S3 Teknik Elektro Universitas Kyushu, Jepang itu pun berharap dengan adanya penelitian yang ia lakukan dapat berguna ke depannya. Tentunya, dengan semakin tahu tentang karakteristik corona discharge, maka akan semakin tahu tentang kondisi peralatan listrik yang kita miliki. 

    “Dengan informasi yang kita miliki itu dapat menentukan tindakan yang tepat terhadap penanganan kerusakan peralatan listrik, sehingga meminimalisasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, ” pungkas Made. (HUMAS ITS)

    Reporter : Rayinda Santriana US

    SURABAYA
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Prof Koesrianti Ulas Respon Regional ASEAN...

    Artikel Berikutnya

    KAI Daop VII Madiun Bersama Komunitas Rail...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 45

    Postingan Tahun ini: 2187

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 39

    Postingan Tahun ini: 1683

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 582

    Registered: Nov 15, 2021

    Pardal Riyanto

    Pardal Riyanto verified

    Postingan Bulan ini: 13

    Postingan Tahun ini: 648

    Registered: Apr 9, 2021

    Profle

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Kakanwil Lantik dan Ambil Sumpah Dua Notaris Pengganti
    Danramil dan Anggota Koramil 0831/03 Gubeng Datangi Polsek. Beri Ucapan Selamat HUT Bhayangkara Ke -76
    Danramil 1005-04/Cerbon Berikan Ucapan Selamat HUT Bhayangkara ke 76 Polsek Cerbon
    Polmas Perairan, Ditpolairud Sambangi Warga Kuala Jelai

    Rekomendasi

    Atlit Paralayang Banyuwangi Sumbangkan Medali Untuk Banyuwangi
    Sempat Tersisih, Mahasiswa FEB UNAIR Sabet Juara 3 Trading Competition Kontan
    Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Upacara Pemakaman Almarhum Pratu Anumerta Berly Kholif Al Rohman
    Pesan Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat
    Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Pantau Perkembangan Harga Sembako Di Pasar Parteker

    Ikuti Kami